B

Bus TransJakarta

Halte Halimun Telah Dialihkan, Tindak Tegas Pelaku Pelemparan TransJ
02 March 2010

Wah, Ternyata Halte Halimun Telah Dialihkan

Mulai Senin (1/3/2010) kemarin, Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, ternyata telah mengalihkan Halte Halimun ke Dukuh Atas. Pengalihan dilakukan karena halte tersebut dinilai tidak lagi memenuhi standar kenyamanan penumpang.

Semula, Halte Halimun itu digunakan untuk penumpang busway koridor IV Jurusan Pulogadung – Dukuh Atas dan Koridor VI jurusan Dukuh Atas-Ragunan.

Asisten Manajer Pusat Kendali BLU Transjakarta, Bano Yogaswara mengatakan, dengan pengalihan tersebut kini penumpang yang akan menggunakan busway di dua koridor tersebut tidak lagi harus mengantri di Halte Halimun. Sebab, halte tersebut merupakan halte transit bagi penumpang yang hendak berpindah koridor. Namun, lantaran kapasitas halte tidak memadai maka tidak lagi mungkin dilakukan karena sudah banyak dikeluhkan masyarakat.

“Halte yang sempit membuat penumpang kerap mengeluh saat mengantri, sehingga kami berinisiatif mengalihkanya,” ujar Bano Yogaswara.

Kini seluruh penumpang akan dipusatkan di Halte Dukuh Atas. Sedangkan untuk Halte Halimun, tetap digunakan namun tidak lagi difungsikan untuk transit penumpang.

Dengan pemberlakuan kebijakan ini maka penumpang akan terkonsentrasi di Halte Dukuh Atas dan bersinggungan dengan tiga koridor, yaitu Koridor I jurusan Blok M-Kota, dan Koridor IV serta VI.

"Dengan begitu keluhan penumpang terkait kenyamanan diharapkan tidak akan muncul lagi," katanya.

Terkait adanya penumpang telantar saat diberlakukan peralihan halte ini, Bano menampiknya. Dirinya beralasan sosialisasi terkait hal ini telah dilakukan sejak seminggu lalu.

“Sosialisasi telah kami lakukan melalui pamflet yang ditempel di halte, sehingga tidak ada alasan lagi penumpang tidak mengetahui peralihan halte ini,” ujarnya.

Mengenai efektivitas pemberlakuan fungsi halte ini, Bano menyatakan akan melakukan evaluasi selama satu bulan ke depan. Jika terbukti efektif mengurai penumpukan penumpang dan membuat mereka merasa nyaman, maka peralihan halte ini akan dipermanenkan.[kompas]

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Wagub Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Pelemparan TransJ

Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto meminta polisi menindak tegas pelaku pelemparan batu terhadap bus TransJakarta. Aksi pelemparan tersebut murni perbuatan kriminal.

"Saya akan ngomong tangkap. Itu mengganggu keamanan dan ketertiban," kata Prijanto usai membuka pelatihan da'i/da'iyah Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Wisma Prof Rudi Setiabudi, Jl Arteri Tentara Pelajar, Patal Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2010).

Menurut Prijanto, evaluasi terhadap bus TransJakarta selalu dilakukan. Evaluasi tersebut bertujuan agar bus selalu bermanfaat bagi masyarakat untuk mengurangi kemacetan lalu lintas Jakarta.

"Busway itu dari waktu ke waktu dievaluasi. Agar dia benar-benar menjadi sub-sistem untuk mengurangi kemacetan. Lempar-lempar batu itu perbuatan kriminal," tegasnya.

Sebelumnya bus TransJakarta koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas 2) yang tengah melintas di Jl Raya Warung Buncit, Jakarta Selatan, dilempar batu pada 24 Februari. Diduga pelaku pelemparan bus yang mengendarai motor Mio itu sakit hati karena dilarang masuk jalur busway.[detik]

NEW VOUCHER
POLLING
Lulus sekolah bakal ngelanjutin kemana?
Kuliah
Kursus
Buka Usaha
Bantu Orang tua Dagang
Nganggur dulu
SHARE NETWORK